Sudah puluhan, bahkan ratusan kali aku mendengarkan May I Have This Dance dari Francis and The Light. Terima kasih tak terkira untuk YouTube shuffle yang mempertemukanku dengan karya soloist ini.
To be honest, the amount I've listened to this song within 2021 is unhealthy. I totally love the music, lyric, rhythm, vocal, everything in it.
Tapi, hari ini entah mengapa sensasi mendengarkannya agak berbeda, karena tiba-tiba saja aku mendapati mataku basah di pertengahan lagu. Siang-siang air mata menggenang.
Ini bukan tipe musik yang galau, melainkan seperti tersemat di judulnya, lagu ini seru saja untuk latar berdansa. Maksud dari liriknya pun aku yakin tentang hubungan romantis, ditujukan untuk kekasih. Namun saat mendengar lirik ini:
May I have this dance?
To make it up to you
Can I say something crazy?
I love you
Give me both your hands
To make it up to you
Let me spin and excite you
Entah kenapa ini seperti lirik yang aku buat sendiri, lalu ditujukan untuk diriku sendiri.
Agak aneh, ya. Tapi itulah lagu, bisa diinterpretasikan atau dimaknai lain tergantung siapa yang mendengar.
Mau tahu apa yang ada di pikiranku saat mendengar lirik itu?
Diriku mendadak muncul mengajakku berdansa.
Diriku mengucapkan I love you pada diriku sendiri.
Diriku mengulurkan tangan pada diriku sendiri. Seolah diriku sendiri tahu kalau aku sedang tidak baik-baik saja dan memerlukan bantuan.
Hanya diriku sendiri yang aku butuhkan untuk membuatku "hidup" kembali.
Diriku perlu lebih percaya pada diriku sendiri.
Aduh, nangis lagi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar